...Ramadhan hari ke-4...
Ada buih-buih kerinduan di Ramadhan sebelumnya, namun ada rasa syukur yang tak pernah henti merasakan Ramadhan sekarang ini. Masih dengan romansa Ramadhan yang sungguh sangat berbeda.
Hari ini adalah hari pertama diadakannya pesantren Ramadhan di sekolah penempatan saya, yaitu SDN 005 Sebatik Tengah.
Kebetulan, penanggung jawab untuk hari pertama ini adalah saya sendiri. Iya, mengajari anak-anak melantunkan ayat-ayat nan indah. Jika saya hitung, banyak yang masih belum lancar membaca Al quran bahkan yang menurut saya seharusnya sudah dapat baca Al Quran pun justru masih berada di bacaan-bacaan Iqra.
Tak lepas itu, pun saya yakin ada hal-hal yang sepatutnya memang masing-masing dari mereka mempunyai potensi. Membaca adalah hal yang dilakukan sebagai bahan perenungan diri, mengambil hikmah dari setiap kalimat yang tertulis dan lalu memaparkannya di dalam kehidupan. Pun demikian, lantunan ayat-ayat yang dibacakan oleh anak-anal ini membawa pesan tersendiri untuk setiap dari mereka.
Meskipun terbata-bata namun ada kegigihan yang tak pernah surut dari usahanya.
Ah selayaknya benih yang ditabur, kalian adalah harapan dari benih-benih itu. Bertumbuh dan berkembanglah bak buah yang menonjolkan aroma harum dan membuat paras yang menggoda di setiap langkah perjalananmu, Nak!
Sebatik, 4 Ramadhan 1437H
--vidahasan--
0 comments:
Post a Comment