31 December 2011

Diary Desa Bahasa #1


Senin, 26 Desember 2011
Yap, today itu adalah hari dimana saya dapat berkumpul dengan anak-anak yang notebene adalah siswa-siswi kelas 4-6 Sekolah Dasar. Bahkan siswa yang kelas 1 SD pun ada, untuk belajar bersama di Desa Bahasa ini. Dalam beberapa waktu ke depan, saya akan slalu bercengkerama dengan mereka. Para anak-anak, yang seharusnya menikmati masa kanak-kanaknya dengan senang.
Lalu, taukah, ketika teman saya bertanya “Hobby adik-adik apa?” rata-rata dari kesekian anak jawabnya adalah bermain Game (PS). Pikirku, waoooowwww keren, jaman sekarang anak-anak berpegangan pada Game Online dan PS (PlayStationi). Kemana dong sekarang, permainan zaman saya ketika masih kecil dulu? PS mah masih belum terkenal seperti sekarang ini. Zaman saya dulu, masih bermain dengan alam. Dimana itu bisa meningkatkan kreatifitas otak pada anak. Mungkin saya tidak kreatif-kreatif amat si... tapi setidaknya saya tau dan menikmati sekali permainan alam pada saat saya masih kecil. Tidak ‘nguplek’ hanya main PS saja dirumah, menghabis-habiskan uang, lalu bakal jadi kuper (kurang pergaulan) dan bahkan sikap sosialisasinya pun mungkin sangat kurang.
Well, mungkin jaman sudah maju dan modern. Tapi meskipun begitu, bukankah lebih baik juga jika orang menuntun anak-anaknya ke jalan yang lebih benar (ups), maksudnya jangan melepaskan anak untuk bermain PS all day. Itu sangat jelek sebenarnya buat perkembangan anak-anak. Coba deh dikasih permainan tradisional. Mungkin mereka sekarang tidak tertarik, namun kalau dicoba pasti menarik perhatian mereka juga.
Namun, hari ini sungguh luar biasa. Ternyata anak-anak yang saya dan teman-teman saya ampu, mereka memeliki antusias yang luar biasa untuk belajar berbagai bahasa asing, Inggris, Jerman dan Perancis terutama. Sesusah-susahnya bahasa tersebut tetap mereka melakukan dengan sangat baik. Saluuuuutttt.....
Belajar bersama mereka sama dengan menggali pengalaman. Dimana saya dapat membandingkan lebih senang mengajar siswa-siswi Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Dasar yang sepertinya memang berbanding sangat terbalik sekali.
How Cool Is That, Huh?? J
Share:

0 comments: