10 March 2018

Belajar Islam Lagi

Assalamu'alaikum dear readers,

Sudah hampir sebulan ini saya mengikuti kajian di setiap hari Sabtu. Buat saya weekend itu adalah salah satu bagian mood booster saya supaya dapat merecharge kembali energi yang sudah terbuang selama 5 hari. Jika ditanya, "kamu weekend kemana, Vid? mesti kamu jalan kan?" Antara iya jalan atau mengikuti kajian rutin tiap hari Sabtu di Univ. Indonesia. Dua hal yang saya dapatkan adalah dapat ilmu lagi tentang islam, dan dapat berkumpul dengan teman-teman yang super positif sebagai tambahan energi.

Jadi, saya mengikuti komunitas Yuk Ngaji regional Depok. Founder komunitas ini adalah Ust. Felixsiauw dan beberapa Ustadz lainnya. Tapi seriusan, saya mengikuti komunitas ini bukan karena founder tapi karena malu pada diri sendiri. Sudah dari lahir didengarkan adzan, murottal, mengaji, sholat dan lain-lain tapi kok rasanya masih begini-begini aja ya.. Maka, di sinilah tempat positif yang saya temukan sebagai kegiatan pencarian ilmu. Duh, daripada weekend saya keluyuran nggak jelas kemana, mending saya ikut kejelasan hati yang memang harus diwaspadai.

Setelah sekitar sebulan saya ikut kajian rutin, saat ini sedang diadakannya KISI atau bisa disebut juga Kelas Intensiv Studi Islam. Kajiannya memang berbayar, tapi ishaAllah sangat bermanfaat untuk diri ini. Nah, isi dari KISI ini sendiri adalah mempelajari islam lebih dalam lagi karena sunggulah saya malu pada diri sendiri karena meskipun saya muslim, tapi ilmu saja masih ya Allah belum ada apa-apanya. Masih sangat sangat perlu belajar untuk bisa membenahi diri mencapai surga-Nya.

Kau tahu, jika hati bergejolak pasti akan slalu bilang "Ya Allah, masih ada ruang kosong yang harus saya isi di diri saya ini. Sebelum terlambat. Allah memang belum menentukan jodoh untuk saya saat ini. Jika saya berfikir masalah jodoh terus lalu kapan saya akan memikirkan masalah akhiratnya. Kita saja masih belum tentu tau apakah jodoh dulu yang akan kita dapatkan di dunia, atau justru sebaliknya kita akan meninggalkan dunia terlebih dahulu?" Wallahu'alam...

Ih Vida ngeri bahasanya.. hehehe...

Itu refleksi untuk diri saya sendiri kok. Jika kau memang menerima apa yang disampaikan silahkan. Tapi, tulisan-tulisan yang saya buat memang saya khususkan untuk diri saya sendiri sebagai bahan renungan. Kau mungkin memang belum sempurna, tapi menyempurnakan iman adalah sebuah tugas yang mulia daripada menyempurnakan rupa. Sungguhlah, tiada yang sempurna di dunia ini. Meski demikian, kau begitu istimewa dalam naungan-Nya, kau begitu mempesona di mata-Nya, jika kau mau mendekati-Nya. 

Kata ustadz Sulaiman: "apa sih yang sudah kamu hasilkan selama hidup dunia? Padahal jika kau tahu, kita sungguh diistimewakan sama Allah. Tapi kitanya sendiri yang justru menjauh dari Allah. Hidayah itu harus dijemput, memang sulit namun sebagai umatnya Rasullullah SAW, kita harus tetap selalu berdiri tegak supaya tidak cepat goyah. Allah akan memberi kemudahan untuk kita jika kita sendiri mau menjemput hidayah-Nya".

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cobalah untuk selalu mencari Allah dalam keadaan apapun.
Pesannya Ust. Yusuf Mansyur, "Cari Allah nanti apa-apa yang kamu cari akan dicarikan oleh Allah" betapa dimudahkannya kita kan ya? :)




-vidahasan-
Share:

0 comments: