Assalamu'alaikum Wr. Wb.
((Cieee Vida lagi rajin nulis nih. Baru kemarin mengeluarkan tulisan lagi di blog sekarang mau launching lagi tulisan di blog. Sregep sregep dah! Hehehe))
Jika boleh jujur, ini adalah sebuah pembalasan di saat dulu-dulu saya jaraaaaaang sekali untuk menuliskan sesuatu dengan rutin di blog. Ingin kembali ke masa, di mana ada tulisan di blog satu tulisan dalam sehari. Kau tahu, ada begitu banyak moment yang harusnya dituliskan yang terbuang tanpa ada bekasnya. Mungkin ada, namun itu pun sangat sedikit. Sedih kan...
Well, semoga saya masih menjaga keistiqomahan dalam menuliskan prakata di blog supaya apa yang saya temui, apa yang saya lakukan dan apa yang lihat tidak menjadi sampah yang terbuang dengan sia-sia belaka. "Ya Allah, bimbing saya untuk menulis kembali. Jaga saya supaya tetap istiqomah dalam menulis, everything what I want to write".
So, saya hanya ingin flashback dengan masa sekitar 3 tahun yang lalu. Lama yaa... Jelas lama, karena di 3 tahun lalu banyak moment yang terbuang yang saya pun hampir lupa untuk menuliskannya di blog saya. Yap! If you wanna know, there is a time who can changes our life, that's why we have to remember our life long ago. Ah bahasa Inggrisnye njelimet, but I've just wanna try to write in english even not all the stories hehehe... Udah ah, nggak selesai-selesai mah ini kalau ceritanya ngalur ngidul.
Oh iya, terkait tulisan saya yang ini selalu banyak yang mempertanyakan ke saya "Vida, how's life muslims in Germany? you are a muslim, right? How can you find halal food there? or how can you to pray 5 times in a day? etc..." pertanyaan-pertanyaan ini sebenarnya cukup begitu mudah dijawab. Well yeaaah... keep calm down! all the questions have an answer.
Jerman merupakan salah satu negara yang berada di benua Eropa, tepatnya di Eropa Tengah. Seperti diketahui oleh beberapa khalayak lain, negeri yang disebut dengan negeri Panzer ini juga banyak transmigran yang berasal dari negara lain terutama negara muslim seperti Turki, Irak, Iran, Maroko, if you know, there is many muslim shops. Hehe...
Kalau di Jerman sendiri beberapa rekomendasi makanan kebanyakan adalah jajanan Turki atau jajanan Maroko. Kalau dulu saya tinggal di kota bernama Frankfurt dan Mannheim. Frankfurt yang termasuk salah satu kota metro di Jerman mah tidak perlu diragukan lagi. Apalagi kota Mannheim yang memang hampir mayoritas orang Turki penduduknya :D Meskipun tidak ada toko Indonesia, namun ada toko Asia yang menjual berbagai jenis rempah-rempah atau produk-produk dari Indonesia sehingga inshaAllah terjamin halalnya. Nah, di Frankfurt dan Mannheimjuga ada resto Turki seperti kebab, lahmacun (sejenis pizza Turki), dan lain sebagainya. So, don't worry be happy to live there ya dear... InshaAllah masalah makanan, Allah mempermudahkan sekali hamba-hamba-Nya kok yang sedang menempuh ilmu di negeri yang minoritas muslim. Rasululloh saja tidak pernah ambil pusing mengenai makanan, jika ada dimakan jika tidak ada beliau berpuasa. (Vid, jangan bandingin sama beliau dong... Saya nggak ngebandingin tapi mengikuti suri tauladannya beliau yang slalu ikhlas dalam menerima kondisi apapun. Why? because he believed that Allah will always help him) :)
Gambar di atas adalah contoh dari makanan Turki yang 100% halalan food. Ada Doner Kebab yang pakai roti dengan toping salad dan daging lahm (kambing) atau bisa beef (sapi); selain disajikan menggunakan roti, kebab juga dapat disajikan dengan menggunakan piring yang porsinya MashaAllah bisa buat orang teler beneran heheheh... Kalau dessert ada yang namanya baklava yang terbua dari pastry dengan isian potongan kacang yang halus yang rasanya manis-manis legiiiit banget, kalau saya kurang doyan dengan baklava ini karena terlalu manis. Nah, kalau lahmacun sendiri itu biasa disebut dengan pizza Turki, ini really tasty without meat only with tomato pasta. Gambarnya saya ambil di google yaa hehe karena memang saya jarang sekali meng capture makanannya. But wait, masih ada banyak lagi kok selain yang saya sebutkan di atas. Itu hanya umumnya yang sering terjual di streetfood di Jerman. Tapi tidak menutup kemungkinan hanya Turki, dari Maroko, Iran, Indonesia juga ada. Cukup yang perlu diwaspadai adalah restoran Asia yaa.. because we don't know what they cook halal food or not because of gelatine, pork oil or others... Just be careful yaaa if you wanna eat asian foods there :) Kalau saya masih enak masak sendiri karena di sana lebih murah masak sendiri daripada harus beli di tempat makan. Coba dong, sekali beli kau akan bisa menghabiskan kantong sebesar 2-10 euro, padahal jika dibelanjakan bahan 10 euro saja bisa dapat berbagai macam jenis bahan yang bisa disimpan sebagai stock beberapa minggu. Tapi yaa sesekali tidak masalah jika ingin jajan di luar, but you have to be careful yaaa for food choice :D
How about with tolerant, mosque, or if we want to pray during work? Let me write in the next chapter :)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
((Cieee Vida lagi rajin nulis nih. Baru kemarin mengeluarkan tulisan lagi di blog sekarang mau launching lagi tulisan di blog. Sregep sregep dah! Hehehe))
Jika boleh jujur, ini adalah sebuah pembalasan di saat dulu-dulu saya jaraaaaaang sekali untuk menuliskan sesuatu dengan rutin di blog. Ingin kembali ke masa, di mana ada tulisan di blog satu tulisan dalam sehari. Kau tahu, ada begitu banyak moment yang harusnya dituliskan yang terbuang tanpa ada bekasnya. Mungkin ada, namun itu pun sangat sedikit. Sedih kan...
Well, semoga saya masih menjaga keistiqomahan dalam menuliskan prakata di blog supaya apa yang saya temui, apa yang saya lakukan dan apa yang lihat tidak menjadi sampah yang terbuang dengan sia-sia belaka. "Ya Allah, bimbing saya untuk menulis kembali. Jaga saya supaya tetap istiqomah dalam menulis, everything what I want to write".
So, saya hanya ingin flashback dengan masa sekitar 3 tahun yang lalu. Lama yaa... Jelas lama, karena di 3 tahun lalu banyak moment yang terbuang yang saya pun hampir lupa untuk menuliskannya di blog saya. Yap! If you wanna know, there is a time who can changes our life, that's why we have to remember our life long ago. Ah bahasa Inggrisnye njelimet, but I've just wanna try to write in english even not all the stories hehehe... Udah ah, nggak selesai-selesai mah ini kalau ceritanya ngalur ngidul.
Oh iya, terkait tulisan saya yang ini selalu banyak yang mempertanyakan ke saya "Vida, how's life muslims in Germany? you are a muslim, right? How can you find halal food there? or how can you to pray 5 times in a day? etc..." pertanyaan-pertanyaan ini sebenarnya cukup begitu mudah dijawab. Well yeaaah... keep calm down! all the questions have an answer.
Jerman merupakan salah satu negara yang berada di benua Eropa, tepatnya di Eropa Tengah. Seperti diketahui oleh beberapa khalayak lain, negeri yang disebut dengan negeri Panzer ini juga banyak transmigran yang berasal dari negara lain terutama negara muslim seperti Turki, Irak, Iran, Maroko, if you know, there is many muslim shops. Hehe...
Kalau di Jerman sendiri beberapa rekomendasi makanan kebanyakan adalah jajanan Turki atau jajanan Maroko. Kalau dulu saya tinggal di kota bernama Frankfurt dan Mannheim. Frankfurt yang termasuk salah satu kota metro di Jerman mah tidak perlu diragukan lagi. Apalagi kota Mannheim yang memang hampir mayoritas orang Turki penduduknya :D Meskipun tidak ada toko Indonesia, namun ada toko Asia yang menjual berbagai jenis rempah-rempah atau produk-produk dari Indonesia sehingga inshaAllah terjamin halalnya. Nah, di Frankfurt dan Mannheimjuga ada resto Turki seperti kebab, lahmacun (sejenis pizza Turki), dan lain sebagainya. So, don't worry be happy to live there ya dear... InshaAllah masalah makanan, Allah mempermudahkan sekali hamba-hamba-Nya kok yang sedang menempuh ilmu di negeri yang minoritas muslim. Rasululloh saja tidak pernah ambil pusing mengenai makanan, jika ada dimakan jika tidak ada beliau berpuasa. (Vid, jangan bandingin sama beliau dong... Saya nggak ngebandingin tapi mengikuti suri tauladannya beliau yang slalu ikhlas dalam menerima kondisi apapun. Why? because he believed that Allah will always help him) :)
![]() |
| Doner Kebab |
![]() |
| Kebab Teller |
![]() |
| Baklava |
![]() |
| Lahmacun |
Gambar di atas adalah contoh dari makanan Turki yang 100% halalan food. Ada Doner Kebab yang pakai roti dengan toping salad dan daging lahm (kambing) atau bisa beef (sapi); selain disajikan menggunakan roti, kebab juga dapat disajikan dengan menggunakan piring yang porsinya MashaAllah bisa buat orang teler beneran heheheh... Kalau dessert ada yang namanya baklava yang terbua dari pastry dengan isian potongan kacang yang halus yang rasanya manis-manis legiiiit banget, kalau saya kurang doyan dengan baklava ini karena terlalu manis. Nah, kalau lahmacun sendiri itu biasa disebut dengan pizza Turki, ini really tasty without meat only with tomato pasta. Gambarnya saya ambil di google yaa hehe karena memang saya jarang sekali meng capture makanannya. But wait, masih ada banyak lagi kok selain yang saya sebutkan di atas. Itu hanya umumnya yang sering terjual di streetfood di Jerman. Tapi tidak menutup kemungkinan hanya Turki, dari Maroko, Iran, Indonesia juga ada. Cukup yang perlu diwaspadai adalah restoran Asia yaa.. because we don't know what they cook halal food or not because of gelatine, pork oil or others... Just be careful yaaa if you wanna eat asian foods there :) Kalau saya masih enak masak sendiri karena di sana lebih murah masak sendiri daripada harus beli di tempat makan. Coba dong, sekali beli kau akan bisa menghabiskan kantong sebesar 2-10 euro, padahal jika dibelanjakan bahan 10 euro saja bisa dapat berbagai macam jenis bahan yang bisa disimpan sebagai stock beberapa minggu. Tapi yaa sesekali tidak masalah jika ingin jajan di luar, but you have to be careful yaaa for food choice :D
How about with tolerant, mosque, or if we want to pray during work? Let me write in the next chapter :)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
"Sungguh Allah akan memberi kemudahan bagi setiap insan yang selalu bertaqwa dan selalu tetap berada di jalan-Nya. Jangan pernah goyah apapun yang terjadi pada diri kita. Don't be panic! Because Allah is always by your side"
![]() |
| Hamburg, Agustus 2014 |
-- vidahasan --





0 comments:
Post a Comment