Dear Friends,
Kenapa tiba-tiba saya menuliskan permasalah jodoh di blog? Mungkin, karena bagi kebanyakan orang terutama para single-Lillah topik yang paling dan sangat paling populer adalah tentang jodoh. "Hey Jodoh, where are you? I just waiting for you, here for you" Masih menunggu aja nih? Titiknya belum muncul-muncul juga? Keep Calm and stay be with single-Lillah, jangan sampai kendor dikarenakan jodohnya belum nampak juga. :)
Kalau kau berjodoh dengan seseorang yang namanya selalu kau sebut tiap hari di dalam doa-doamu, maka memang Allah sudah menuliskan dia untukmu. Kalau bukan, jangan bersedih hati, sejatinya Allah sedang mempersiapkan seseorang yang paling dan sangat spesial untukmu di kemudian hari. Percaya kan? Harus percaya, karena Allah itu baaaaaiiiikk banget sama hamba-Nya, sekalipun kita suka menjauh dari-Nya.
jadi, mohoooon maaaf sekali jika kau membaca tulisan ini dengan baper. Yang nulis aja bisa baper, (semoga) yang baca jangan sampai baper bacanya karena masalah jodoh yaaaa... hehehh
Kenapa tiba-tiba saya menuliskan permasalah jodoh di blog? Mungkin, karena bagi kebanyakan orang terutama para single-Lillah topik yang paling dan sangat paling populer adalah tentang jodoh. "Hey Jodoh, where are you? I just waiting for you, here for you" Masih menunggu aja nih? Titiknya belum muncul-muncul juga? Keep Calm and stay be with single-Lillah, jangan sampai kendor dikarenakan jodohnya belum nampak juga. :)
Dear you, someday if you are falling in love, you have to be brave on yourself dear. Karena kau tahu, sejatinya rasa cinta itu didatangkan dari Allah dan untuk Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Siapa yang memberi kita rasa kalau bukan Dia? Siapa yang membolak-balikan hati, kalau bukan Dia juga? Maka, jangan hanya bisa bilang 'I Love You' but you have to say 'Anna Uhubikka Fillah' (aku mencintaimu karena Allah). Allah sedang mempersiapkan seseorang untuk bisa menjagamu, untuk bisa membimbingmu, untuk bisa menguatkanmu hingga ke Jannah-Nya.
Kalau kau berjodoh dengan seseorang yang namanya selalu kau sebut tiap hari di dalam doa-doamu, maka memang Allah sudah menuliskan dia untukmu. Kalau bukan, jangan bersedih hati, sejatinya Allah sedang mempersiapkan seseorang yang paling dan sangat spesial untukmu di kemudian hari. Percaya kan? Harus percaya, karena Allah itu baaaaaiiiikk banget sama hamba-Nya, sekalipun kita suka menjauh dari-Nya.
Saya pernah mendengar dari salah seorang teman saya, sebut saja ia bernama Inayah. Jika kau tahu, perjuangan untuk meraih cinta untuk mendapatkan dia cukup lika liku. Allah benar-benar masih menyayanginya, why? Because He choose someone, who's better to herself. Ada hikmah di setiap permasalahan, bahkan kau tahu, siapa yang memberi kita sebuah masalah jika bukan Dia Yang Maha Hidup? Allah masih sayaaaaang banget sama diri kita, makanya kita dikasih masalah supaya kita bisa dekat dengan-Nya.
So, let me to telling you about that story...
So, let me to telling you about that story...
Teman saya ini sudah putus dengan pacarnya, Dia mah maunya pasrah aja. Menurutnya, 'kalau gue jodoh sama dia, gue bakalan balik lagi kok sama dia' someday, she said so... Dalam perjalanan menuju cinta-Nya, bisa jadi dia memiliki banyak pilihan, bahkan dia pernah sempat dilamar seseorang yang 'ngebet nikah'. Padahal sejatinya menikah adalah bukan tentang tepat waktu, tapi ada waktu yang tepat di mana Allah yang mengatur semuanya itu, so keep calm because Allah is prepared your time to married. Singkat cerita, dia dihantui rasa keraguan apakah laki-laki yang melamarnya ini adalah laki-laki yang memang dipilihkan oleh Allah untuknya?
Kau tahu, ada doa-doa yang namanya ia sebut setiap kali ia melaksanakan sholat. Bahkan, di saat ia merasa bimbang kekuatan Allah luar biasa karena Ia datangkan seseorang di masa lalunya untuk menjadi pilihan hidupnya. Inayah bercerita, bahwa ia bermimpi bertemu mantannya dan menikah dengannya. Satu hal, ketika kita istikharoh jika seseorang itu muncul di dalam mimpi berarti itu adalah sebuah jawaban, bukankah demikian? Tapi buat saya, kembali ke hati kita masing-masing. Allah yang menguatkan hati kita apakah pilihan kita benar-benar dia atau bukan. Atau bisa jadi, Allah menunjukkan sifat-sifat dia yang memang tidak selayaknya menjadi pendamping kita sebelum kita menikah dengannya. Bukankah, ibadang paling lama itu adalah berumah tangga?
Nah, ini juga terjadi pada teman saya yang dilamar oleh seseorang. Allah Maha Baik karena, Allah menunjukkan dia sikap yang tidak sepantasnya. "Lo bayangin, kalau itu terjadi sama gue? Dia mau nikah karena dia mau bayar hutang-hutangnya", katanya. Rupanya, persepsi 'Allah akan memberikan kekayaan setelah menikah' disalah artikan oleh beberapa orang. Astaghfirullohaladzim... Dear, memang benar Allah akan memberikan rezeki-Nya bagi orang yang telah menikah, dan itu fakta bukan ekspektasi. Tapi please, rezeki itu datang dari Allah, kita yang berikhtiar. Kalau kita tidak ikhtiar mencari rezeki, bagaimana Allah akan mendatangkan rezekinya ke kita coba? Balik lagi yaa ke niat, menikah dan mencintai itu karena Allah bukan karena urusan duniawi saja. Sama mungkin yaa seperti jodoh (eh)... Kata orang, kalau mau bertemu jodoh, harus bisa membuka hati dengan orang lain dan paling penting adalah pasti ada jalan, pasti banget ada jalan untuk bertemu dengan jodohnya... Eeaaa...
If you know, that the ending of her love's story is... Dia menikah dengan mantannya yang dia selalu sebut namanya dalam doa-doanya. Memasrahkan segala kehendak pada-Nya adalah sebuah jalan untuk mencapai Ridho-Nya. Asalkan kita terus yakin pada-Nya, jangan pernah lelah untuk terus berdoa yaa, dear...
Dear, carilah pasangan yang bisa membuatmu mencintai Allah lebih lagi, yang mampu merindukan-Nya terus lagi, yang mampu membimbingmu menuju Jannah-Nya, yang selalu menjadi penyemangatmu ketika dirimu merasa futur, yang paling penting bisa menjadi pemimpin keluargamu mencapai Ahlul Jannah. Masalah yang lain itu nomor kesekian, karena kalau mencintainya karena Allah pasti dah apapun dalam kehidupan kita akan manjadi keberkahan tersendiri. ((Ini menurut cerita dari orang-orang yaaa.. saya sendiri kan belum pernah merasakan. Mohon didoakan yaaa dear)) :)
Sejatinya pernikahan itu adalah sebuah keberkahan, karena jika kita melaksanakannya maka tuntas sudah tugas seorang ayah terhadap anak perempuannya, namun sebuah kehidupan baru bagi si pasangan karena harus berjuang dan berfikir bagaimana membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah? Maka, pernikahan itu akan diridhoi di waktu yang tepat yang akan Allah tunjukkan padamu suatu saat nanti. Doa-doamu akan dikabulkan seiring perjalanannya waktu, karena jodoh akan bertemu di pelaminan (inshaAllah) atau jodoh akan dipertemukan kelak di surganya Allah (Aamiin Allohumman Aamiin)... :)
Kau tahu, ada doa-doa yang namanya ia sebut setiap kali ia melaksanakan sholat. Bahkan, di saat ia merasa bimbang kekuatan Allah luar biasa karena Ia datangkan seseorang di masa lalunya untuk menjadi pilihan hidupnya. Inayah bercerita, bahwa ia bermimpi bertemu mantannya dan menikah dengannya. Satu hal, ketika kita istikharoh jika seseorang itu muncul di dalam mimpi berarti itu adalah sebuah jawaban, bukankah demikian? Tapi buat saya, kembali ke hati kita masing-masing. Allah yang menguatkan hati kita apakah pilihan kita benar-benar dia atau bukan. Atau bisa jadi, Allah menunjukkan sifat-sifat dia yang memang tidak selayaknya menjadi pendamping kita sebelum kita menikah dengannya. Bukankah, ibadang paling lama itu adalah berumah tangga?
Nah, ini juga terjadi pada teman saya yang dilamar oleh seseorang. Allah Maha Baik karena, Allah menunjukkan dia sikap yang tidak sepantasnya. "Lo bayangin, kalau itu terjadi sama gue? Dia mau nikah karena dia mau bayar hutang-hutangnya", katanya. Rupanya, persepsi 'Allah akan memberikan kekayaan setelah menikah' disalah artikan oleh beberapa orang. Astaghfirullohaladzim... Dear, memang benar Allah akan memberikan rezeki-Nya bagi orang yang telah menikah, dan itu fakta bukan ekspektasi. Tapi please, rezeki itu datang dari Allah, kita yang berikhtiar. Kalau kita tidak ikhtiar mencari rezeki, bagaimana Allah akan mendatangkan rezekinya ke kita coba? Balik lagi yaa ke niat, menikah dan mencintai itu karena Allah bukan karena urusan duniawi saja. Sama mungkin yaa seperti jodoh (eh)... Kata orang, kalau mau bertemu jodoh, harus bisa membuka hati dengan orang lain dan paling penting adalah pasti ada jalan, pasti banget ada jalan untuk bertemu dengan jodohnya... Eeaaa...
If you know, that the ending of her love's story is... Dia menikah dengan mantannya yang dia selalu sebut namanya dalam doa-doanya. Memasrahkan segala kehendak pada-Nya adalah sebuah jalan untuk mencapai Ridho-Nya. Asalkan kita terus yakin pada-Nya, jangan pernah lelah untuk terus berdoa yaa, dear...
Dear, carilah pasangan yang bisa membuatmu mencintai Allah lebih lagi, yang mampu merindukan-Nya terus lagi, yang mampu membimbingmu menuju Jannah-Nya, yang selalu menjadi penyemangatmu ketika dirimu merasa futur, yang paling penting bisa menjadi pemimpin keluargamu mencapai Ahlul Jannah. Masalah yang lain itu nomor kesekian, karena kalau mencintainya karena Allah pasti dah apapun dalam kehidupan kita akan manjadi keberkahan tersendiri. ((Ini menurut cerita dari orang-orang yaaa.. saya sendiri kan belum pernah merasakan. Mohon didoakan yaaa dear)) :)
Sejatinya pernikahan itu adalah sebuah keberkahan, karena jika kita melaksanakannya maka tuntas sudah tugas seorang ayah terhadap anak perempuannya, namun sebuah kehidupan baru bagi si pasangan karena harus berjuang dan berfikir bagaimana membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah? Maka, pernikahan itu akan diridhoi di waktu yang tepat yang akan Allah tunjukkan padamu suatu saat nanti. Doa-doamu akan dikabulkan seiring perjalanannya waktu, karena jodoh akan bertemu di pelaminan (inshaAllah) atau jodoh akan dipertemukan kelak di surganya Allah (Aamiin Allohumman Aamiin)... :)
Berdoalah jika dia yang terbaik untukmu, minta sama Allah didekatkan ke dalam ikatan penuh rahmah, jika bukan maka, "Allah sudah menyimpan seseorang yang teramat khusus untuk kamu atau Allah sedang menyuruhmu untuk memantaskan diri supaya dia yang istimewa tidak kecewa padamu, dia yang istimewa merasa sangat berarti memilikimu. Karena pasanganmu adalah cerminan dirimu, jadilah yang terbaik untuk dirinya menuju jannah-Nya bersama-sama. Pencarianmu telah berakhir dengan indah, karena mencintai karena Allah itu adalah hal teromantis yang dirasakan"
-vidahasan-

0 comments:
Post a Comment