Terpejam penatku siang ini
Aku bingung dengan apa yang harus aku lakukan
Kepenatan yang merajai sikapku
Kepenatan yang sungguh membuatku gila
Aku rindu dengan kesibukkanku
Aku rindu dengan apa yang ku lakukan dulu
Bersama dengan mereka
Bersama dengan keluargaku disana
Menghilang kepedihan dengan semangat
Menghilangkan kesedihan dengan senyuman dan canda tawa
Lelah ku fikir
Lelah ku rasa seperti ini
Namun aku harus mampu bertahan
Karna demi membahagiakan ayah
Ku lihat raut wajahnya berbeda
Ketika aku memohon tuk kembali ke tempat dimana aku berkarya
Namun, ayah sangatlah rindu padaku
Dia inginkan aku tetap disini
Menjaganya dan berkumpul bersama dengan yang lainnya
Rindu akan kehadiranku dirumah
Karna dia ingin menatap putri semata wayangnya
Karna dia ingin menatap gadis satu-satunya
Yang menurutnya sudah menjadi gadis dewasa
Yah, itulah aku itulah diriku yang dirindui ayah
Ayah… sungguh aku merasa lebih egois
Lebih tak bisa bersikap
Karna aku sekarang bukan bocah lagi
Tapi aku adalah seorang gadis
Yang sedang menggapai semua impiannya
Apapun yang ku putuskan itu adalah keputusanku
Trima kasih atas semua yang kau berikan untukku dad …
Love you dad…
0 comments:
Post a Comment